News & Article

Sabtu, 09 Maret 2019

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah

Islam adalah agama yang kaffah, menyeluruh. Islam adalah agama yang purna, terakhir. Doktrin ini bagi warga Muhammadiyah. Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw, adalah sebagai pegangan hidup. Muhammadiyah perlu menyusun pedoman, agar warga tidak mengalami kebingungan dalam menjalankan peribadatannya.

Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul, sebagai hidayah dan rahmat Allah bagi umat manusia sepanjang masa, yang menjamin kesejahteraanhidup materiil dan spirituil, duniawi dan ukhrawi. Agama Islam, yakni Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad sebagai Nabi akhir zaman, ialah ajaran yang diturunkan Allah yang tercantum dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi yang shahih(maqbul) berupa perintah-perintah, larangan-larangan, dan petunjuk-petunjuk untuk kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat. Ajaran Islam bersifat menyeluruh yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisah-pisahkan meliputi bidang-bidang aqidah, akhlaq,ibadah, dan mu'amalah duniawiyah.

Ahmad Dahlan, pemuda berkelahiran Jogjakarta pada tahun 1912 mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai alat perjuangan dakwah sekaligus gerakan perlawanan kepada penjajah. Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah Islam, berdasarkan Al­Qur’an dan As­Sunnah. Guna menyempurnakan pembinaan anggotanya, Muhammadiyah membuat berbagai produk hukum yang berisi peraturan dan tuntunan supaya memperlancar usaha mencapai cita­cita mewujudkan masyarakat yang sebenar­benarnya. Salah satu di antara produk hukum itu adalah Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM).

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah untuk menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah merupakan pedoman untuk menjalani kehidupan dalam lingkup pribadi, keluarga, bermasyarakat, berorganisasi, mengelola amal usaha, berbisnis, mengembangkan profesi, berbangsa dan bernegara, melestarikan lingkungan, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mengembangkan seni dan budaya yang menunjukkan perilaku uswah hasanah (teladan yang baik).

Landasan dan sumber Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah ialah Al- Quran dan Sunnah Nabi yang merupakan pengembangan dan pengayaan dari pemikiran-pemikiran formal (baku) dalam Muhammadiyah seperti Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah, Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, Matan Kepribadian Muhammadiyah, Khittah Perjuangan Muhammadiyah, serta hasil-hasil Keputusan Majelis Tarjih.

Share This Post: