News & Article

Jumat, 07 Desember 2018

Achievement Motivation Training 2018

Suatu saat Prof. Dr. David C. McClelland, seorang psikolog dari Universitas Harvard pernah membuat suatu teori yang disebut dengan Motivasi Berprestasi. Teori ini bermakna suatu dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan suatu aktivitas dengan sebaik-baiknya agar mencapai prestasi dengan predikat terpuji.

Teori ini lahir pada tahun 1961. Setengah abad yang lalu ternyata telah dipikirkan bagaimana orang melakukan usaha untuk melakukan prestasi. Berarti kebutuhan untuk pengujian diri dan mendapat pengakuan dari orang lain sudah dibuat teorinya. Ini berbeda dengan sebelumnya bahwa prestasi masih bersifat koligial. Bukan mandiri.

Motivasi adalah sumber energy abadi. Jika seseorang lemah tidak punya semanga, maka Ia memerlukan sumber energy tersebut. Dia memerlukan sesuatu yang bisa mendorong semangat kembali. Supaya bisa segera bangkit maka diperlukan motivasi.

Jum’at, 7 Desember 2018 bertempat di Asrama Haji Donohudan Boyolali Jawa Tengah, SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta menyelenggarakan Achievement Motivation Training (AMT). Program ini dipandu langsung oleh Muhammad Bagus Sudinadji. Seorang dosen psikolog dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

AMT bukanlah suatu kegiatan dalam bentuk konferensi, atau peserta dengan takzim mendengarkan ceramah. Peserta pasif. AMT dikemas dengan penuh permainan. Semua yang terlibat aktif untuk mengikuti training dari detik awal hingga usai. Inilah satu sisi yang menarik dari AMT. Peserta tercerahkan tapi dengan gembira.

Manfaat diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memacu prestasi dalam menghadapi Ujian Nasional, agar nilai yang diperoleh bisa optimal. Sebab nilai ujian nasional berpengaruh terhadap pencarian sekolah tingkat lanjut.Ditengah persaingan untuk mendapatkan bangku di sekolah yang menjadi idaman setiap calon sisiwa, prestasi menjadi prioritas utama.

Motivasi harus berkobar sepanjang hayat. Sebagaimana sebuah doktrin tentang ilmu. Selama badan masih hidup, nyawa masih melekat, motivasi harus dalam on fire. Motivasi harus diibaratkan nadi kehidupan. Sebab tanpa motivasi, berarti kehidupan menjadi stagnan. Padahal setiap detik kehidupan selalu berubah.

Share This Post: